Apa yang kalian ketahui tentang mutiara di dasar laut? Apakah hanya
benda keras yang diproduksi di dalamjaringan lunak dari sebuah moluska hidup?
Ataukah hanya sebatas benda yang dipakai untuk mempercantik diri saja? Atau
mungkin hanyalah sebuah benda yang
memiliki harga jual tinggi? Ya... jawaban tersebut mempunyai versi
maisng-masing makna. Namun, bagiku mutiara di dasaran laut ini merupakan
sesuatu yang sangat dijaga, dilindungi, dan tersimpan dalam cangkang yang kuat.
Sama halnya seperti penjagaan seorang wanita. Dimana akhir zaman ini wanitalah
yang banyak menjadi korban kekerasan seksual, penganiayaan, dan lain sebagainya.
Berbicara mengenai mutiara dan wanita ini
merupakan motto kehidupanku. Untuk menghasilkan sebuah mutiara, tiram yang
sehat membutuhkan proses yang begitu
lama yakni selama 5-6 tahun. Begitu pula bagaimana proses menjaga, mendidik,
melindungi seorang anak perempuan dalam sebuah keluarga. Dan ia membutuhkan
dukungan dari orang yang mendidik terkhusus ibunya yang merupakan madrasah pertamanya.
Ketika kehamilan menginjak usia ke-4 bulan ruh telah ditiupkan pada janin, maka
disitulah mulai terjadi pendidikan dan pembentukan karakter oleh ibu. Tidak
hanya ibu seorang ayah juga merupakan faktor pendukung bagi pertumbuhan mutiara
tersebut. Tanpa seorang ayah, maka mutiara tak kan pernah terjadi di dunia ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar