Senin, 04 November 2019

BAGAI MUTIARA DI DASAR LAUT

https://news.kkp.go.id/wp-content/uploads/2015/10/196.jpg



Apa yang kalian ketahui tentang mutiara di dasar laut? Apakah hanya benda keras yang diproduksi di dalamjaringan lunak dari sebuah moluska hidup? Ataukah hanya sebatas benda yang dipakai untuk mempercantik diri saja? Atau mungkin hanyalah sebuah benda yang  memiliki harga jual tinggi? Ya... jawaban tersebut mempunyai versi maisng-masing makna. Namun, bagiku mutiara di dasaran laut ini merupakan sesuatu yang sangat dijaga, dilindungi, dan tersimpan dalam cangkang yang kuat. Sama halnya seperti penjagaan seorang wanita. Dimana akhir zaman ini wanitalah yang banyak menjadi korban kekerasan seksual, penganiayaan, dan lain sebagainya.
Berbicara mengenai mutiara dan wanita ini merupakan motto kehidupanku. Untuk menghasilkan sebuah mutiara, tiram yang sehat  membutuhkan proses yang begitu lama yakni selama 5-6 tahun. Begitu pula bagaimana proses menjaga, mendidik, melindungi seorang anak perempuan dalam sebuah keluarga. Dan ia membutuhkan dukungan dari orang yang mendidik terkhusus ibunya yang merupakan madrasah pertamanya. Ketika kehamilan menginjak usia ke-4 bulan ruh telah ditiupkan pada janin, maka disitulah mulai terjadi pendidikan dan pembentukan karakter oleh ibu. Tidak hanya ibu seorang ayah juga merupakan faktor pendukung bagi pertumbuhan mutiara tersebut. Tanpa seorang ayah, maka mutiara tak kan pernah terjadi di dunia ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar